Quality Management Representatif (QMR)

Direktur Akademi Maritim “Djadajat”, menunjuk seorang staff yang disebut QMR (Quality Management Representatif) sebagai wakil manajemen yang memiliki tanggung jawab dan wewenang tersendiri dalam pelaksanaan tugas QMR dibantu oleh sekretaris QMR, yaitu :

Tugas dan Fungsi :

  1. Memastikan proses yang diperlukan untuk implementasi sistem manajemen mutu ditetapkan, diimplementasikan dan dipelihara
  2. Melaporkan pada piminan perguruan tinggi tentang kinerja sistem manajemen mutu dan perbaikan yang diperlukan .
  3. Memastikan peningkatan kesadaran akan persyaratan pelanggan  
  4. Melakukan sosialisasi atas kebutuhan-kebutuhan pelanggan, kepada seluruh jajaran   
  5. Menjadi penghubung dengan pihak luar perguruan tinggi yang berkaitan dengan Sistem Manajemen Mutu.
Dr. Hj. Rubiha Yasin, SH, MM
QMR

Muhammad Naim, MA
Sekretaris Manajemen Mutu

Penjamin Mutu

  1. Unit Penjaminan Mutu (UPM)  dipimpin oleh QMR, berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Direktur.
  2. Dalam pelaksanaan tugas, Kepala dibantu oleh seorang Sekretaris.
  3. Sekretaris bertanggung jawab kepada Kepala.
  4. Dalam menjalankan tugasnya, UPM dibantu oleh anggota.
  5. Anggota UPM merupakan perwakilan staff Prodi.

Sistem Mutu

  1. Struktur organisasi,
  2. Tanggung jawab,
  3. Prosedur,
  4. Proses, dan
  5. Sumberdaya

Standar Mutu Akademik

  1. Standar mutu atau sering disebut dengan Standar Akademik adalah dokumen yang harus diacu, dipenuhi, atau dipatuhi dalam melaksanakan suatu kegiatan.
  2. Penjaminan Mutu Akademik di tingkat Akademi, program studi, dan unit-unit pelaksana lainnya dilakukan untuk menjamin :
    • Kepatuhan terhadap kebijakan akademik, standar akademik, peraturan akademik, dan manual mutu akademik.
    • Kepastian bahwa lulusan memiliki kompetensi sesuai dengan yang ditetapkan di setiap program studi
    • Kepastian bahwa setiap taruna/i atau mahasiswa memiliki pengalaman belajar sesuai dengan spesifikasi program studi
    • Relevansi antara sasaran program pendidikan dan penelitian dengan aspirasi pihak-pihak yang berkepentingan dan kebutuhan nyata masyarakat, industri serta pembangunan nasional.
  3. Penjaminan mutu akademik merupakan bagian dari tanggungjawab pimpinan Akademi Maritim “Djadajat”, pelaksana program studi serta dosen.
  4. Sasaran penerapan sistem penjaminan mutu akademik harus ditetapkan dan dituangkan dalam Renstra dan Renop.
  5. Standar mutu yang digunakan oleh unit-unit pelaksana kegiatan akademik AMD dalam menjalankan kegiatan akademik/ proses pendidikan

Organisasi Unit Penjaminan Mutu Akademik

  1. Tingkat Akademi :
    • Organisasi penjaminan mutu di tingkat Akademi terdiri atas: Senat AMD, Pimpinan AMD, Unit Penjaminan Mutu.
    • Tugas senat adalah menetapkan Kebijakan Akademik dan Standar Akademik.
    • Pimpinan AMD sebagai lembaga eksekutif tertinggi yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan sistem penjaminan mutu.
    • Tugas pimpinan adalah menjamin bahwa Standar Akademik dijalankan dengan cara membuat Peraturan Akademik yang dibutuhkan dan membentuk Unit Penjaminan Mutu AMD.
  2. Tingkat Program Studi:
    1. Organisasi penjaminan mutu di tingkat Program studi terdiri atas: Senat AMD, Lektor dan Ketua Program Studi.
    2. Tugas Lektor dan Ketua Program Studi adalah menjamin terlaksananya sistem penjaminan mutu dengan menyusun:
      • Spesifikasi Program Studi dan Kompetensi Lulusan,
      • Manual Prosedur, Instruksi Kerja yang sesuai dengan Standar Akademik,
      • Manual Mutu,
      • Manual Prosedur tingkat Program Studi.
      • Evaluasi program studi berbasis evaluasi diri, pencapaian kompetensi lulusan sesuai spesifikasi program studi, dan penyusunan dokumen akreditasi.
    3. Monitoring dan Evaluasi Pembelajaran adalah tim yang dibentuk Rektor untuk membantu program studi melaksanakan monitoring dan evaluasi pembelajarannya.
    4. Tim Monitoring dan Evaluasi Pembelajaran bertugas menginventarisasi dan mengevaluasi kegiatan, proses, dan hasil pembelajaran program studi, serta menyusun laporan dan rekomendasi perbaikan untuk peningkatan kualitas berkelanjutan.
  3. Tugas Bidang Monitoring:
    • Membuat perencanaan monitoring pembelajaran;
    • Memonitor input, proses, output, outcome serta dampak pembelajaran;
    • Mengembangkan instrumen monitoring pembelajaran;
    • Memonitor pelaksanaan pengembangan pembelajaran pada tingkat unit pendidikan;
    • Membuat laporan periodik.
  4. Tugas Bidang Evaluasi:
    • Membuat perencanaan evaluasi pembelajaran;
    • Mengevaluasi input, proses, output, outcome serta dampak pembelajaran;
    • Mengembangkan instrumen evaluasi pembelajaran;
    • Memberikan rekomendasi peningkatan pembelajaran kepada unit kerja.
  5. Tugas Bidang Sumber Pembelajaran:
    • Mengembangkan perangkat lunak sumber-sumber pembelajaran berdasar ICT;
    • Menyediakan konsultasi sumber pembelajaran berdasar multimedia dan ICT;
    • Memelihara web-site Pusat Pengembangan Pendidikan.
  6. Tugas Bidang Pengembangan:
    • Mengembangkan sistem seleksi calon mahasiswa secara on-line;
    • Mengembangkan sistem dan mekanisme penerimaan calon mahasiswa;
    • Mengembangkan konsep dan sistem pengembangan pembelajaran berdasar student-centered learning;
    • Mengembangkan konsep dan sistem pengajaran berdasar penelitian (Research-Based Teaching);
    • Mengembangkan kompetensi dosen dalam mengajar;
    • Melakukan kajian-kajian manajemen pembelajaran.
  7. Tugas Sekretaris :
    • Membantu kepala menyusun Program Kerja;
    • Membuat standar kinerja UPM;
    • Mengkoordinasikan semua kegiatan UPM;
    • Melakukan evaluasi dan pengendalian kegiatan UPM;
    • Membuat laporan kegiatan dan laporan keuangan UPM;
    • Melakukan pembinaan pegawai UPM.